Selamat malam cinta..ini malam aku terjaga,
Ada gelisah merasuk di jiwa dan aku tak tahu itu apa
Kenangan tentang kita, Tiba-tiba terbayang di pelupuk mata
Betapa indah jumpa pertama
Saat ingin ku ucap cinta
Jujur… saat itu belum ada makna
Tapi melihat wajahmu merona
Ada seberkas cahaya membisikkan asa
Dan di dada…
Ada gemuruh yang tak biasa…
Selamat malam cinta…ini malam aku terjaga
Ada gelisah merasuk di jiwa dan kini kutahu itu rindu..
Tiba-tiba kudengar suara
Sayup-sayup…..ya ..ya .. engkau menyebut namaku…
disaat aku yakin kamu terlelap
Suaramu terdengar menyebut namaku…..
Atau rindumu padaku telah merasuk ke dalam tidurmu..
Harus kuakui…
Kini hadirmu telah menjadi hidupku
Kini hadirmu telah menjadi nafasku
Kini hadirmu ……..
telah menjadi bayang-bayang indah disetiap sudut jiwaku
Suaramu kian jelas di telingaku
Menyebut mesra namaku
Ataukah sekarang engkau juga terjaga seperti aku….
Anginpun begitu pandai memainkan perannya
Menangkap rindumu dan merebahkannya di pangkuanku
Ingin kutunjukkan padamu…
Batapa cintaku. bukan hanya sekedar kata-kata
Harapku sayang…
“ Semoga engkau selalu bersamaku hingga akhir hayatku…”
Bias sinar yang redup....mampu sebagai penerang dan petunjuk langkah kita agar tak tersesat dalam kehidupan ini. Lentera merupakan media untuk berbagi cerita, puisi , motivasi, dan juga inspirasi.
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Minggu, 23 Januari 2011
Sabtu, 24 Juli 2010
RESAHKU YANG TAK BERUJUNG
Ku ulurkan jari jemariku tuk cari sesuatu dalam lubuk hati
Ku hamparkan pandanganku ke Angkasa yang tak berujung
Ku berlari sekuat tenaga tuk mengejar segala asa-Mu
Dan Ku coba menata hati ini dengan harapan menemukan-Mu
Engkau pergi………… Engkau Menghilang……. ……….
Engkau meninggalkan ku dalam kegelapan-Mu
Dimana Diriku……… Dimana Cintaku……. Dimana Hatiku
Dimana…………………..
Engkau seakan musnah dan tak akan kembali.
Semakin ku mengejarmu……Engkau semakin menjauh dari ku
Semakin ku berharap…… Engkau semakin melupakanku
Resahku …………….. Resahku………………..Resahku
Resah yang tak berujung……………….
Ku hamparkan pandanganku ke Angkasa yang tak berujung
Ku berlari sekuat tenaga tuk mengejar segala asa-Mu
Dan Ku coba menata hati ini dengan harapan menemukan-Mu
Engkau pergi………… Engkau Menghilang……. ……….
Engkau meninggalkan ku dalam kegelapan-Mu
Dimana Diriku……… Dimana Cintaku……. Dimana Hatiku
Dimana…………………..
Engkau seakan musnah dan tak akan kembali.
Semakin ku mengejarmu……Engkau semakin menjauh dari ku
Semakin ku berharap…… Engkau semakin melupakanku
Resahku …………….. Resahku………………..Resahku
Resah yang tak berujung……………….
Rabu, 10 Februari 2010
HARAPAN
Malam tiba, Kulihat Bulan Purnama begitu Sempurna,
Seolah dia tersenyum menyapa ku saat menatapnya.
Timbul Pengharapanku…….
Ciptakan harapan dalam Hidup,
Hingga hidup ini tercipta satu harapan.
Saat Mentari menghiasi pagi, Langit begitu cerah mengiringi
Kehidupan Dunia yang begitu bersemangat
Seperti semangat yang ada dalam benakku
Ciptakan harapan baru hingga ada harapan kedua
Disaat Siang menjelang……, Ku mencoba merajut impian
Hingga tercipta harapan baru dalam duniaku
Ingin kuciptakan seribu harapan , Hingga ada pilihan
Satu harapan diantara seribu harapan akan menjadi nyata
Seolah dia tersenyum menyapa ku saat menatapnya.
Timbul Pengharapanku…….
Ciptakan harapan dalam Hidup,
Hingga hidup ini tercipta satu harapan.
Saat Mentari menghiasi pagi, Langit begitu cerah mengiringi
Kehidupan Dunia yang begitu bersemangat
Seperti semangat yang ada dalam benakku
Ciptakan harapan baru hingga ada harapan kedua
Disaat Siang menjelang……, Ku mencoba merajut impian
Hingga tercipta harapan baru dalam duniaku
Ingin kuciptakan seribu harapan , Hingga ada pilihan
Satu harapan diantara seribu harapan akan menjadi nyata
Rabu, 18 November 2009
18 NOVEMBER
18 November ’72
Tangis Pecahkan keheningan malam
Kegembiraan terpias di raut wajah Papa
Buah hati terlahir di dunia fana
Telah lama sang Bunda menunggu
Saat-saat indah menantimu
Terpecik harapan dalam penantian
Dalam memelukmu bunda berharap dan berdoa.
Dalam menimangmu bunda senandungkan
Nyanyian lagu cinta
Engkau bagai mercusuar dalam keluarga
Kehadiranmu datangkan cahaya
Kehadiranmu datangkan kebahagiaan
Kehadiranmu hadirkan kedamaian
Tumbuh dan berkembanglah buah hatiku
Bisik sang bunda......
Jadilah Mercusuar yang selalu menerangi
Dunia.........
Sabtu, 26 September 2009
TERSESAT
KU SELUSURI SISI HATI, KUSELAMI LAUTAN JIWA
KUPEGANG ERAT LENTERA NURANI
AGAR KU TAK TERSESAT DALAM LANGKAH
DI JELAJAH CINTA SESAAT
SETAPAK DEMI SETAPAK, LANGKAH KAKI KU TAPAK
KU HAMPARKAN PANDANGAN TUK MENCARIMU
NAMUN TAK KU TEMUKAN SOSOKMU
ENGKAU MENINGGALKAN KU SENDIRI
DALAM PENGEMBARAAN CINTA INI
AKU TERSESAT…….
PEGANGAN JEMARIMU TERLEPAS
KU TAK TAHU HARUS BERHENTI…..
ATAU TERUS TETAP MELANGKAH
DENGAN SEGENGGAM HARAPAN
KUCOBA TERUS MELANGKAH TUK TEMUKAN
JALAN KEBENARAN…….
PENUH CAHAYA CINTA DAN KASIH
Rabu, 08 Juli 2009
ANGKUH

Dunia telah berubah, tak bersahabat.....
Mawar enggan mekar, tak ada kasih
Tak ada sayang dalam buaian
mawar enggan tebarkan keharuman
Mawar tak lagi indah
Duri mawar semakin tajam.
Untuk pertahankan milik diri
Untuk merampas apa yang dia suka
hanya ada nafsu memiliki api amarah
dan.....terbakar bila tersentuh
Mawar tak lagi indah
Mawar tak lagi obati insan yang berduka
Mawar tak ingin keindahannya di nikmati insan lain
Mawar yang egois, congkak
Sebagai bunda, mawar tak lagi buai buah hati yang menangis
Sebagai tabib, mawar tak lagi peduli rasa sakit insan lara
Sebagai pendidik, mawar tak lagi akan tauladan para insan
Sebagai pengayom, mawar tak lagi peduli penderitaan umatnya
Mawarpun semena menindas yang lemah tak berdaya
Mawar tak sadar akan kebaikan Tuhan
yang telah dia dapatkan dalam hidup
Kasih sayang yang ditebarkan siang dan malam
Mawar tak lagi berpikir.....
apa yang akan terjadi bila....
Tuhan enggan Tebarkan kasih ke dunia ini.......
Senin, 29 Juni 2009
SEPIKU.....
Sepi.....hati, Sepi.....Jiwa, Sepi......
Sepiku yang tak berujung Sukma.....
Sepiku yang tak bermakna aksara......
Sepi jiwa lelah hati berselimut duka
Sepiku.....
Dimana teman baikmu
Dimana kekasih hatimu
Dimana tambatan hati pelipur lara...
Lenyap.....Lenyap...
Semua lenyap tanpa bekas tapak,
tanpa bayangan, tanpa bisikan
Sepiku....menemani jiwa
Sabtu, 13 Juni 2009
BULAN SEPARUH DI PENGHUJUNG

Bulan separoh telah berlalu...
Lenyap....Ditelan kebimbangan Jiwa
Nurani melayang menggapai asa
Jari jemari terkait...
Merajut sisa-sisa jiwa yang lara
Tuk sambut hari tanpa makna
Dunia terbelah jadi dua tak sempurna
Busurpun patah...anak panahpun merana
Bulan separuh tenggelam dalam kebimbangan
Sunyipun terdampar ditengahnya malam
untuk rasakan cinta yang tak tercipta
Bulan separoh di penghujung tahun
Sisakan cerita duka.....
Penantianku dalam merajut kisah
Cinta sejati.....sepi, sunyi
Kamis, 02 April 2009
DOA KASIH
Tuhan Yang Maha Pengasih
Engkaulah sumber Kasih
Limpahkan KasihMu kepada
Orang yang telah mengasihiku
Tuhan Yang Maha Penyayang
Engkaulah Sumber Kasih Sayang
Limpahkan Kasih dab SayangMU
Kepada Orang yang senantiasa menyayangiku
Tuhan Izinkanlah Hamba
Untuk selalu dapat melimpahkan Kasih Sayang
Kepada Orang yang menyayangiku
Tuhan Ijinkanlah Hamba untuk
Sekedar menyapa kasih
Kepada orang-orang yang penuh
Mengasihi dan juga menyayangi
Alangkah indah dan bahagia
Bila hidup penuh dengan kasih
Dan sayang yang telah engkau pancarkan
Tuhan Izinkanlah aku untuk
Menyaksikan kebahagiaan orang-orang
Yang telah mengasihiku
Sebelum aku menutup mata kehidupanku.
* Ku tulis doa ini dipenghujung malam, menjelang hari Ulang Tahun Ku
semoga Tuhan memberi ku kesempatan tuk melimpahkan kasih kepada sesama.
Jumat, 09 Januari 2009
KISAH DI PENGHUJUNG TAHUN
Kucoba merajut sisa cinta di dada hingga menjadi kain selendang kehidupan.
Ku coba untuk bertahan dengan sisa air mata kesedihan.
Orang terkasih pulang kepangkuan sang pencipta….
Ini adalah kehendakMu…..
Biarlah kepedihan dan duka lara menjadi cerita di penghujung tahun ini
Akan ku kemas denganrapi cerita indah bersama kasihku.
Sebagai kenangan terindah dalam kehidupanku.
Kesendirian yang ku takutkan jadi nyata…..
Malam ini aku sendiri ………….
menikmat indahnya bintang bintang di penghujung malam
Tak ada teman untuk berbagi cerita dan berkeluh kesah
Hati sedih berselimut duka lara.
Kudendangkan doa-doa saat kubersimpuh
Menghadap MU ya…Rabb
Ampunilah dosa-dosa kami,
Yang telah hanyut dalam kesenangan dunia sesaat.
Tuhan beri hamba kekuatan untuk hadapi hidup
Tanpa orang terkasih……
Untuk tetap tegar dalam merajut sisa cintaku ini
Amin………….. 31 Desember 2008
Ku coba untuk bertahan dengan sisa air mata kesedihan.
Orang terkasih pulang kepangkuan sang pencipta….
Ini adalah kehendakMu…..
Biarlah kepedihan dan duka lara menjadi cerita di penghujung tahun ini
Akan ku kemas denganrapi cerita indah bersama kasihku.
Sebagai kenangan terindah dalam kehidupanku.
Kesendirian yang ku takutkan jadi nyata…..
Malam ini aku sendiri ………….
menikmat indahnya bintang bintang di penghujung malam
Tak ada teman untuk berbagi cerita dan berkeluh kesah
Hati sedih berselimut duka lara.
Kudendangkan doa-doa saat kubersimpuh
Menghadap MU ya…Rabb
Ampunilah dosa-dosa kami,
Yang telah hanyut dalam kesenangan dunia sesaat.
Tuhan beri hamba kekuatan untuk hadapi hidup
Tanpa orang terkasih……
Untuk tetap tegar dalam merajut sisa cintaku ini
Amin………….. 31 Desember 2008
Sabtu, 03 Januari 2009
RINDUKU . . .
Biarlah Aku melebur wujudku yang tersiksa ini,
ke dalam kelopak matamu yang sendu.
Engkaulah Air terjun yang mengalir,
ke telaga telaga wujudku.
Biarlah Aku leleh seperti lilin,
yang terbakar di dalam tajamnya pandanganmu,
yang memikat dan lenyap dalam hangatnya pelukanmu.
Takdir menginginkan agar Aku,
mencintaimu dan tersiksa karenamu.
Maka jangan lari dariku,
Karena Akulah takdir yang menguasaimu.
Ketika kau tinggalkanAku tersesaat,
Aku tersiksa dan tersesat.
Yang dapat mengalirkan di telaga dunia ini,
dengan tetesan air mataku.
Disaat berjumpa,
seribu keinginan mendorongku untuk
memelukmu dengan kuat dan penuh kasih di dada.
Biarlah Aku terkoyak-koyak,
di dalam jiwa yang suci,
dan lenyap akrena kerinduan dan cinta,
di dalam wanginya yang memikat.
Biarlah Aku berenang seperti angsa,
di dalam lautan kedua matamu yang teduh.
Biarlah Aku tumbuk biji-biji hatiku,
dan kobaran kerinduanku,
di dalam pandanganmu yang penuh kasih.
Aku mencintaimu, sebanyak bintang di langit
dan sebanyak air di samudra.
Aku mencintaimu, dengan kekuatan gelombang yang menerpa,
dengan dasyatnya halilintar yang menyambar.
Sesungguhnya, Aku mati seribu kali karena kerinduanku padamu
ke dalam kelopak matamu yang sendu.
Engkaulah Air terjun yang mengalir,
ke telaga telaga wujudku.
Biarlah Aku leleh seperti lilin,
yang terbakar di dalam tajamnya pandanganmu,
yang memikat dan lenyap dalam hangatnya pelukanmu.
Takdir menginginkan agar Aku,
mencintaimu dan tersiksa karenamu.
Maka jangan lari dariku,
Karena Akulah takdir yang menguasaimu.
Ketika kau tinggalkanAku tersesaat,
Aku tersiksa dan tersesat.
Yang dapat mengalirkan di telaga dunia ini,
dengan tetesan air mataku.
Disaat berjumpa,
seribu keinginan mendorongku untuk
memelukmu dengan kuat dan penuh kasih di dada.
Biarlah Aku terkoyak-koyak,
di dalam jiwa yang suci,
dan lenyap akrena kerinduan dan cinta,
di dalam wanginya yang memikat.
Biarlah Aku berenang seperti angsa,
di dalam lautan kedua matamu yang teduh.
Biarlah Aku tumbuk biji-biji hatiku,
dan kobaran kerinduanku,
di dalam pandanganmu yang penuh kasih.
Aku mencintaimu, sebanyak bintang di langit
dan sebanyak air di samudra.
Aku mencintaimu, dengan kekuatan gelombang yang menerpa,
dengan dasyatnya halilintar yang menyambar.
Sesungguhnya, Aku mati seribu kali karena kerinduanku padamu
Rabu, 24 Desember 2008
KETIKA AIR MATA TERSENYUM
Kekasihu......
Didalam luka-luka dada yang menawan,
Kau tanamkan Pohon Kerinduan dan Cinta
serta ribuan duri kesengsaraan
yang akan terhapus dengan air mataku
Kekasihku......
Disaat jiwa tertekan,hati tersiksa
dan cinta yang terabaikan
Kau mengajariku cara hidup,
cara bersabar dan cara menghadapi kesulitan
serta penderitaan.
Kekasihku.......
Mari kita menuju bintang
dan membuat sekuntum bunga untuk
sang Rembulan.
Bunga kehidupan telah mekar di taman cintanya
Yang membuat kedua bibirku
Yang beku menjadi segar
Pohon impianku yang layu kini
tumbuh dan bersemi.
Kekasihku.......
Bagai matahari dalam hidupku
Rembulan pada malamku yang
menenggelamkanku ke dalam
kenikmatan cahaya.
Pantai buaianku yang hangat,
ku buat bahtera cinta berlayar.
Diantara dadaku, ku buat
Kerinduan yang bergelora
Diantara bibirku . . .
Kubuat Cintanya mekar bagai
Api berkobar.
Dari Tubuhku, kan kubuat kenikmatan mimpi
yang menggebu terpuaskan dengan cintaku.
Perasaanku serta kasih sayangku
akan menghapus Air mata menjadi Senyuman.
Untuknya Aku hidup dan bernafas,
Karena dialah Tadir dan nasipku.
Didalam luka-luka dada yang menawan,
Kau tanamkan Pohon Kerinduan dan Cinta
serta ribuan duri kesengsaraan
yang akan terhapus dengan air mataku
Kekasihku......
Disaat jiwa tertekan,hati tersiksa
dan cinta yang terabaikan
Kau mengajariku cara hidup,
cara bersabar dan cara menghadapi kesulitan
serta penderitaan.
Kekasihku.......
Mari kita menuju bintang
dan membuat sekuntum bunga untuk
sang Rembulan.
Bunga kehidupan telah mekar di taman cintanya
Yang membuat kedua bibirku
Yang beku menjadi segar
Pohon impianku yang layu kini
tumbuh dan bersemi.
Kekasihku.......
Bagai matahari dalam hidupku
Rembulan pada malamku yang
menenggelamkanku ke dalam
kenikmatan cahaya.
Pantai buaianku yang hangat,
ku buat bahtera cinta berlayar.
Diantara dadaku, ku buat
Kerinduan yang bergelora
Diantara bibirku . . .
Kubuat Cintanya mekar bagai
Api berkobar.
Dari Tubuhku, kan kubuat kenikmatan mimpi
yang menggebu terpuaskan dengan cintaku.
Perasaanku serta kasih sayangku
akan menghapus Air mata menjadi Senyuman.
Untuknya Aku hidup dan bernafas,
Karena dialah Tadir dan nasipku.
Selasa, 18 November 2008
MEMORIES DECEMBER
Saat indah yang kulalui bersamamu ..
Adalah saat dimana tangis dan senyum menjadi satu dalam hati ..
Air mata hanya hadir sesaat ..
Tapi kembali hilang dan lama datang kembali ..
Hari terasa perlahan berganti ..
Matahari pun tak mau hadir gantikan malam ..
Bayang senyummu selalu hadir dalam mimpi dan ingatanku ..
Seakan ingin selalu menyatu dalam kehangatan diri ini ..
Akhir desember penuh kasih ..
Dua hati tersatukan dalam cinta dan sayang ..
Disaksikan bintang .. dua hatipun berjanji ..
Kan saling mencinta .. di dalam kelabu dan pelangi ..
Tiada kata yang bisa terucapkan ..
Selain “ Betapa aku mencintaimu .. “

“ Real Me !! “
Happy Birthday.
Puisi ini aku tulis dengan penuh kasih
khusus untuk-Mu yang Jauh di sana.
Aku selalu Merindukan-Mu
Adalah saat dimana tangis dan senyum menjadi satu dalam hati ..
Air mata hanya hadir sesaat ..
Tapi kembali hilang dan lama datang kembali ..
Hari terasa perlahan berganti ..
Matahari pun tak mau hadir gantikan malam ..
Bayang senyummu selalu hadir dalam mimpi dan ingatanku ..
Seakan ingin selalu menyatu dalam kehangatan diri ini ..
Akhir desember penuh kasih ..
Dua hati tersatukan dalam cinta dan sayang ..
Disaksikan bintang .. dua hatipun berjanji ..
Kan saling mencinta .. di dalam kelabu dan pelangi ..
Tiada kata yang bisa terucapkan ..
Selain “ Betapa aku mencintaimu .. “

“ Real Me !! “
Happy Birthday.
Puisi ini aku tulis dengan penuh kasih
khusus untuk-Mu yang Jauh di sana.
Aku selalu Merindukan-Mu
Jumat, 17 Oktober 2008
MAWAR FITRI

Tuhan, Biarkanlah Sekuncup Mawar Putih Harapan
Mekar dari Taman Taman Abadi
Demi Merahmati Tamanku
Dengan Senyuman dan Harumnya Yang Membawa
Perasaanku Kepada Kebahagian
Tuhan, Hembuskanlah AnginMu
Membawa Keharuman Mawar
Teruntuk Sahabat dan Kekasih
Agar Musim Cinta KepadaMu Muncul dan Terjaga
Tuhan, Biaskanlah Sinar Mentari Pagi
Teruntuk Hati yang Berduka, agar Senantiasa
Tersenyum dan Pancarkan Cahaya KeagunganMu
Di Hari Yang Fitri ini,
Hamba Berdoa dan Memohon
Bentangkanlah Selimut CintaMu
Rentangkanlah Tangan RahmatMu
Agar Harum Mawar tak Luruh bersama
Dentingan Waktu
“ Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H “
Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin
Minggu, 31 Agustus 2008
Merengkuh Ramadhan
Suara Adzan terdengar berkumandang
Takbir Ramadhan menggugah hati ini
Tuk bersimpuh dan bersujud
Tak terasa air mata jatuh berderai
Teringat akan dosa yang lalu
Takbir Ramadhan menggugah hati ini
Tuk bersimpuh dan bersujud
Tak terasa air mata jatuh berderai
Teringat akan dosa yang lalu
Tuhan. . . . . .
Betapa kotornya diri ini
Noda – noda keserakahan tertanam di hati
Jiwa terkotori lumpur kedengkian
Telah jauh kaki ini melangkah
Menjauh dari sisiMU
Betapa kotornya diri ini
Noda – noda keserakahan tertanam di hati
Jiwa terkotori lumpur kedengkian
Telah jauh kaki ini melangkah
Menjauh dari sisiMU
Tuhan . . . . . .
Sembah sujud rasa syukur ku panjatkan
Telah Engkau Temukan Hamba dengan RamadhanMu
Kau beri hamba kesempatan tuk bersuci di bulan ini
Tuk hilangkan noda-noda keserakahan
Tuk bersihkan Lumpur kedengkian
Sembah sujud rasa syukur ku panjatkan
Telah Engkau Temukan Hamba dengan RamadhanMu
Kau beri hamba kesempatan tuk bersuci di bulan ini
Tuk hilangkan noda-noda keserakahan
Tuk bersihkan Lumpur kedengkian
Tuhan . . . . . . .
Dibulan yang suci ini,
Ingin hamba menabur benih KasihMu
Menanam Pohon Kebaikan dan,
Merengkuh segala berkah RamadhanMu.
Amin………..
Dibulan yang suci ini,
Ingin hamba menabur benih KasihMu
Menanam Pohon Kebaikan dan,
Merengkuh segala berkah RamadhanMu.
Amin………..
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1429 H
Jumat, 15 Agustus 2008
Selamat Pagi Bunda
Disaat mata terbuka dan aku terbangun dari tidur
Seisi kamarku tersenyum dan menyapa
Selamat Pagi Bunda……..
Dunia telah menantimu
Seisi kamarku tersenyum dan menyapa
Selamat Pagi Bunda……..
Dunia telah menantimu
Seisi dapur tersenyum dan menyapa
Selamat Pagi Bunda……..
Kami siap menerima uluran tanganmu
Sajikan hidangan lezat tuk yang terkasih
Seisi kamar mandipun tersenyum dan menyapa
Selamat Pagi Bunda……
Kami siap tuk memanjakanmu
Dengan elusan dan belaian kesegaranku
Tampak gedung gedung tinggi tersenyum dan menyapaku
Selamat Pagi Bunda…. Bersemangatlah
Menyongsong sang Mentari pagi
Kami
Jumat, 08 Agustus 2008
MAAFKAN BUNDA
Tubuh ini telah Rapuh
Jiwapun telah Luruh
Sementara jalan yang ku tempuh masih jauh
Masih banyak beban yang belum terselesaikan
Diri mulai tersadar, di saat sisa hidup tinggal sesaat
Telah jauh kaki ini melangkah tinggalkan yang terkasih
Tuk mencari keberadaan cinta sejati……
Cinta sejati yang kucari selama ini
Tak jauh dari sisi,…..
Cinta yg menanti dan juga buah hati.
Maafkan Bunda yang telah melalaikanmu
Maafkan Bunda yang telah mengabaikanmu
Maafkan Bunda yang telah melupakan cerita cinta kita
Maafkan Bunda …..
Di sisa hidup yang tinggal sesaat,
Ingin daku membuat kisah bersamamu, kisah cinta..
Kisah yang berakhir bahagia…..
Di sisa hidup yang tinggal selangkah
Ingin daku memeluk dan merengkuhmu
Menemanimu disaat kau tertidur
Berbagi senyuman dan juga belaian
Maafkan bunda……..
Hanya ini yang bisa bunda lakukan untukmu cintaku
Bunda berdoa….semoga kau bahagia dalam mencari cinta
Cinta bunda takkan pupus…..sampai akhir masa
Untuk cintaku dan juga Buah hatiku
Jiwapun telah Luruh
Sementara jalan yang ku tempuh masih jauh
Masih banyak beban yang belum terselesaikan
Diri mulai tersadar, di saat sisa hidup tinggal sesaat
Telah jauh kaki ini melangkah tinggalkan yang terkasih
Tuk mencari keberadaan cinta sejati……
Cinta sejati yang kucari selama ini
Tak jauh dari sisi,…..
Cinta yg menanti dan juga buah hati.
Maafkan Bunda yang telah melalaikanmu
Maafkan Bunda yang telah mengabaikanmu
Maafkan Bunda yang telah melupakan cerita cinta kita
Maafkan Bunda …..
Di sisa hidup yang tinggal sesaat,
Ingin daku membuat kisah bersamamu, kisah cinta..
Kisah yang berakhir bahagia…..
Di sisa hidup yang tinggal selangkah
Ingin daku memeluk dan merengkuhmu
Menemanimu disaat kau tertidur
Berbagi senyuman dan juga belaian
Maafkan bunda……..
Hanya ini yang bisa bunda lakukan untukmu cintaku
Bunda berdoa….semoga kau bahagia dalam mencari cinta
Cinta bunda tak
Untuk cintaku dan juga Buah hatiku
Minggu, 29 Juni 2008
Apa Yang AKu Pilih???
Jika harus memilih................
Antara Bumi dan Langit
Antara Bulan dan Matahari
Antara Siang dan Malam
Antara Api dan Air
Jika harus memilih.....................
Antara Ayah dan Bunda
Antara Cinta dan Benci
Antara Kiri dan Kanan
Antara Kamu dan Aku
Sementara mereka saling melengkapi
Apa yang harus aku lakukan
Apa yang harus aku perbuat
Saat ini yang bisa lakukan hanya bertanya
Apa yang harus Aku pilih..........
Antara Bumi dan Langit
Antara Bulan dan Matahari
Antara Siang dan Malam
Antara Api dan Air
Jika harus memilih.....................
Antara Ayah dan Bunda
Antara Cinta dan Benci
Antara Kiri dan Kanan
Antara Kamu dan Aku
Sementara mereka saling melengkapi
Apa yang harus aku lakukan
Apa yang harus aku perbuat
Saat ini yang bisa lakukan hanya bertanya
Apa yang harus Aku pilih..........
Selasa, 10 Juni 2008
Kunang Kunang

Kenapa duniaku Sepi.............
Kesendirian selalu menemani
Dimana Bunga yang mekar
Kemana Kicau burung nuri
Dimana Gemercik air yang mengalir
Kemana hembusan angin malam
Dan................
Dimana detak jantungku dan desah nafasku
Malam kan datang
kegelapan kan membuatku takut
kesunyian membuatku kalut
Kunang kunang datanglah
Temani diri ini dalam kesunyian
Terangi kehidupan ku ini dari kegelapan.
Minggu, 25 Mei 2008
Penantian-Ku
Jauhnya jarak lamanya waktu
Hadirkan bunga Rindu di hatiku
Seandainya........
Cinta masih milikku
Kuingin kau hadirkan kepastian
Dalam Penantian tak bertepi
................ini...................
Agar semuanya bukan sekedar
ilusi, tapi janji indahnya
bersatunya dua hati
di kemudian hari
Teringat.............
akan kesungguhan kata
ingin hapus luka yang di dada
membahagiakan diri sepi ini
Sirnakan kepedihan dan duka
Nilam terpupus memudar
Antara kasih dan sayang
Riuh gemuruh hati bersorak
Dikala kata suci terucap
Ingin daku membahagiakan dirimu
Penantianku ini tak bertepi.....
akan ku nanti sampai kau kembali
Hadirkan bunga Rindu di hatiku
Seandainya........
Cinta masih milikku
Kuingin kau hadirkan kepastian
Dalam Penantian tak bertepi
................ini...................
Agar semuanya bukan sekedar
ilusi, tapi janji indahnya
bersatunya dua hati
di kemudian hari
Teringat.............
akan kesungguhan kata
ingin hapus luka yang di dada
membahagiakan diri sepi ini
Sirnakan kepedihan dan duka
Nilam terpupus memudar
Antara kasih dan sayang
Riuh gemuruh hati bersorak
Dikala kata suci terucap
Ingin daku membahagiakan dirimu
Penantianku ini tak bertepi.....
akan ku nanti sampai kau kembali
Langganan:
Postingan (Atom)